Tips Membeli
Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu
Emas menarik dipalsukan justru karena nilainya tinggi. Kabar baiknya, sifat fisik emas cukup khas sehingga sebagian besar pemalsuan bisa dikenali tanpa alat mahal. Berikut pemeriksaan yang bisa Anda lakukan sendiri, diurutkan dari yang paling aman bagi perhiasan Anda.
1. Periksa cap kadar
Cari cap kecil di bagian dalam lingkar cincin, pada lidah pengait kalung, atau pada tangkai anting. Capnya bisa berupa angka karat (“18K”) atau kadar per mil (“750”). Gunakan kaca pembesar bila perlu — capnya memang sangat kecil.
Perhatikan juga cap yang justru menandakan lapisan, bukan emas padat: GP (gold plated), GF (gold filled), GEP (gold electroplated), atau HGE (heavy gold electroplate). Semua itu berarti logam dasarnya bukan emas, hanya permukaannya.
2. Uji magnet
Emas tidak tertarik magnet. Dekatkan magnet yang cukup kuat — magnet kulkas biasanya terlalu lemah — ke perhiasan Anda. Bila perhiasan itu melompat menempel, hampir pasti bagian dalamnya besi atau baja.
Batasnya: hasil negatif belum membuktikan apa-apa. Banyak logam pemalsu seperti kuningan, tembaga, dan timah juga tidak tertarik magnet. Pengait, per, dan jarum anting kadang memang dibuat dari baja meski badan perhiasannya emas asli.
3. Uji berat jenis
Ini pemeriksaan rumahan yang paling meyakinkan, dan tidak merusak. Emas adalah logam yang sangat padat: emas murni memiliki berat jenis sekitar 19,3 gram per sentimeter kubik, jauh di atas kuningan (sekitar 8,5) atau perak (sekitar 10,5).
- Timbang perhiasan dengan timbangan digital berketelitian 0,01 gram. Catat sebagai berat kering.
- Isi gelas dengan air, letakkan di atas timbangan, lalu nolkan timbangannya.
- Gantung perhiasan dengan benang tipis sampai terendam seluruhnya tanpa menyentuh dasar atau dinding gelas. Angka yang muncul adalah berat air yang terdesak, dalam gram, dan setara dengan volume perhiasan dalam sentimeter kubik.
- Bagi berat kering dengan angka tersebut. Hasilnya adalah berat jenis perhiasan Anda.
Sebagai pembanding kasar, emas 18K berada di kisaran 15–16 dan emas 14K di kisaran 13–14, bergantung logam campurannya. Perhiasan bermata batu, berongga, atau berantai yang menahan gelembung udara akan memberi hasil melenceng, jadi metode ini paling cocok untuk cincin polos dan gelang padat.
4. Uji gores pada keramik
Goreskan perhiasan pada permukaan keramik yang tidak diglasir — bagian bawah cangkir atau piring biasanya cocok. Emas asli meninggalkan garis keemasan, sedangkan logam berlapis emas cenderung meninggalkan garis kehitaman. Lakukan pada bagian yang tidak terlihat, karena tetap ada risiko menggores perhiasan.
5. Uji asam dan uji laboratorium
Uji asam nitrat dipakai luas oleh toko emas: setetes asam pada goresan kecil akan melarutkan logam selain emas, dan reaksi warnanya menunjukkan kisaran kadar. Pengujian ini tidak dianjurkan dilakukan sendiri di rumah — asam nitrat menimbulkan luka bakar serius, uapnya berbahaya bila terhirup, dan pengujiannya meninggalkan bekas permanen bila salah takar.
Bila Anda butuh kepastian, bawa perhiasan ke toko emas atau lembaga uji yang memiliki alat XRF. Alat ini membaca komposisi logam tanpa merusak perhiasan dan memberi angka kadar yang jauh lebih akurat daripada seluruh uji rumahan di atas.
Tanda peringatan sebelum membeli
- Harga jauh di bawah harga pasar emas untuk berat dan kadar yang sama.
- Penjual menolak menyebutkan berat dalam gram atau kadar secara spesifik.
- Tidak ada nota atau bukti pembelian yang mencantumkan berat dan kadar.
- Warna tidak merata, atau ada bagian yang mulai memerah dan menghitam di titik yang sering bergesekan — pertanda lapisan mulai terkikis.
- Terasa terlalu ringan untuk ukurannya. Kepadatan emas membuat perhiasan asli terasa “berisi” di tangan.
Pertanyaan umum
Apakah emas asli bisa berubah warna?
Emasnya sendiri tidak. Yang bereaksi adalah logam campurannya, terutama tembaga dan perak, ketika bertemu keringat, kaporit kolam renang, atau kandungan belerang pada kosmetik. Noda semacam ini menempel di permukaan dan umumnya hilang setelah dibersihkan.
Apakah emas asli bisa menghitamkan kulit?
Bisa, dan itu bukan tanda barang palsu. Gesekan halus antara logam campuran dan kulit menghasilkan partikel gelap, terutama pada kulit yang lembap atau sedang memakai krim tertentu. Kadar yang lebih tinggi umumnya lebih kecil kemungkinannya menimbulkan hal ini karena porsi logam campurannya lebih sedikit.
Perhiasan warisan saya tidak ada capnya. Apakah palsu?
Belum tentu. Cap bisa terkikis habis setelah puluhan tahun dipakai, atau hilang ketika ukuran cincin pernah disesuaikan. Uji berat jenis di atas adalah cara paling aman untuk memeriksanya sendiri, dan pengujian XRF di toko emas akan memberi jawaban pasti.
Setelah Anda yakin keasliannya, pahami juga angka kadarnya lewat Panduan Lengkap Karat Emas.